Ciri-ciri
komunikasi massa adalah sebagai berikut: komunikasi dengan menggunakan pers;
proses berlangsung satu arah; komunikatornya melembaga; pesan bersifat umum;
medianya menimbulkan keserempakan; dan komunikannya bersfat heterogen (Effendy,
1994).
Sedangkan Haris
Sumadiria (2004) mengatakan ciri-ciri pers adalah sebagai berikut:
1. Periodesitas.
Pers harus terbit secara teratur, periodek, misalnya setiap hari, setiap
minggu, setiap bulan, dan sebagainya. Pers harus konsisten dalam pilihan penerbitannya
ini.
2. Publisitas.
Pers ditujukan (disebarkan) kepada khalayak sasaran yang sangat heterogen. Apa
yang dimaksud heterogen menunjuk dua hal, yaitu geografis dan psikografis.
Geofrafis menunjuk pada data administrasi kependudukan, seperti jenis kelamin,
kelompok usia, suku bangsa, agama, tingkat pendidikan, tempat tinggal,
pekerjaan, dan sebagainya. Sedangkan psikografis menunjuk pada karakter, sifat
kepribadian, kebiasaan, adat istiadat, dan sebagainya.
3. Aktualitas.
Informasi apapun yang disuguhkan media pers harus mengandung unsur kebaruan,
menunjuk kepada peristiwa yang benar-benar baru terjadi atau sedang terjadi.
Secara etimologis, aktualitas (actuality) mengandung arti kini dan keadaan
sebenarnya, secara teknis jurnalistik, aktualitas mengandung tiga dimensi:
kalender;waktu; masalah. Aktualitas kalender berarti merujuk kepada berbagai
peristiwa yang sudah tercantum atau terjadwal dalam kalender. Aktualitas waktu
berkaiutan dengan peristiwa yang baru saja terjadi, atau sesaat lagi akan terjadi.
Aktualitas masalah berhubungan dengan peristiwa yang dilihat dari topiknya,
sifatnya, dimensi dan dampaknya, kharakteristiknya, mencerminkan fenomena yang
senantiasa mengandung unsur kebaruan.
4. Universalitas.
Berkaitan dengan kesemestaan pers dilihat dari sumbernya dan dari
keanekaragaman materi isinya.
5. Objektivitas.
Merupakan nilai etika dan moral yang harus dipegang teguh oleh surat kabar
dalam menjalankan profesi jurnalistiknya. Setiap berita yang disuguhkan itu
harus dapat dipercaya dan menarik perhatian pembaca.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar